Ini Bahaya Nonton Sepak Bola dan Film di Situs Streaming Ilegal

Realitas dunia baru bernama cyberspace telah mengubah segala macam aktivitas masyarakat yang semula dilakukan di dunia nyata menjadi dunia maya. Salah satu aktivitas yang dilakukan adalah menonton tayangan atau siaran melalui situs layanan streaming online.

Ironisnya, hasil survei Asia Video Industry Association’s Coalition Against Piracy (CAP) menunjukkan 63 persen pengguna layanan streaming online di Indonesia lebih suka menonton siaran melalui situs ilegal. Salah satu alasannya karena situs streaming ilegal tidak perlu berlangganan alias gratis.

Streaming ilegal merupakan aktivitas menonton siaran video melalui internet tanpa ada persetujuan pemilik hak cipta siaran. Umumnya, siaran dalam streaming ilegal yang paling banyak ditonton adalah konten sepak bola dan film. Di balik itu, kegiatan menonton siaran dari situs streaming ilegal memiliki sejumlah bahaya.

Melansir dari consumer.ftc.gov, menonton tayangan film atau sepak bola melalui situs-situs streaming ilegal, pengguna dapat terjangkit virus dan malware. Virus atau malware ini akan membuat kinerja perangkat menjadi lamban, muncul pop-up iklan yang mengganggu, hingga otomatis mengunjungi situs-situs yang tak dikehendaki.

Bahaya selanjutnya bagi pengguna situs streaming ilegal adalah berisiko terjadi kebocoran data pribadi. Oleh pihak penyedia, mereka akan mencuri data informasi pribadi pengguna. Kemudian data–data itu dijual oleh hacker dan pastinya bakal disalahgunakan.

Pencurian data pribadi ini dapat melalui berbagai cara, misalnya mengambil dari informasi login, serangan spam, hingga melalui instalasi software di perangkat pengguna. Tak jarang, marak juga terjadi penipuan di situs streaming ilegal karena iming-iming iklan yang ditampilkan.

Mengutip dari jurnal yang berjudul “Pelanggaran Hak Cipta dalam Penyelenggaraan Situs Layanan Streaming Sepak Bola di Indonesia”, bahaya menontonton streaming ilegal tidak hanya terjadi bagi pengguna, tetapi juga merugikan pihak penyedia situs streaming berlisensi. Sebab, tayangan di streaming resmi akan menjadi sepi dan berdampak pada kerugian material maupun immaterial.

HARIS SETYAWAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.